Walisongo

Nama: Munawarotul Husna
NIM: 93250315
Prodi: Pendidikan Bahasa Arab (IAIN KEDIRI)





Penyebaran agama islam di jawa terjadi pada waktu kerajaan majapahit runtuh disusul dengan berdirinya kerajaan demak. Era tersebut merupakan masa peralihan kehidupan agama, politik, dan seni budaya. Di kalangan penganut agama islam tingkat atas ada sekelompok tokoh pemuka agama dengan sebutan wali. Zaman itu pun dikenal sebagai zaman “kewalen”. Para wali itu dalam tradisi jawa dikenal sebagai “walisanga”, yang merupakan lanjutan konsep pantheon dewa hindhu yang jumlahnya juga sembilan orang.  Adapun sembilan orang wali yang dikelompokkan sebagai pemangku kekuasaan pemerintah yaitu maulana malik ibrahim, sunan ampel, sunan bonang, sunan drajat, sunan giri, sunan muria, sunan kudus, sunan kalijaga, dan sunan gunung jati.
Babad tanah jawi, sumber tertulis jawa tertua yang mencatat kegiatan para wali, melukiskan dewan wali telah mengadakan pertemuan di demak. Yang terkenal di antara mereka adalah sunan ampel, sunan giri, sunan bonang, sunan kalijaga, sunan gunung jati, dan sunan kudus. Babad tanah jawi juga menyebut ulama islam lain: syekh wali lanang, ayah sunan giri serta guru sunan giri, serta sunan bonang; juga syekh abang, yang ajarannya tentang oleh wali lain. Dalam babad tanah jawi, sunan ampel merupakan wali pertama yang berdiam di jawa, dan kewibawaan sunan giri banyak di akui di antara para wali. Sunan kalijaga berperan penting dalam membentuk dasar islam bagi kerajaan mataram, sementara sunan kudus merupakan pembela kerajaan demak.
 Tampak jelas dari babad ini, dan juga sumber lain yang menguraikan peran wali songo beserta wali lainnya, bahwa mereka mewakili dan menjalankan tradisi penting sufi yang menjadi dasar tradisi islam jawa. Buku yang sangat baik yang berisi himpunan tradisi terbaru wali songo adalah terbitan solichin salam berjudul sekitar walisongo, pertama kali diterbitkan tahun 1960 dan sejak itu dicetak ulang beberapa kali. Tulisan dalam buku ini, yang didasarkan pada beberapa sumber, wali songo yang lebih dikenal dengan nama jawanya, sekalipun mereka juga memliki nama arab. Makam wali songo merupakan tempat penting bagi para pengunjung yang datang untuk berdoa, suatu perbuatan untuk menghormati kesolehannya. Lima dari wali songo dimakamkan dijawa timur, tiga dijawa tengah, dan satu dijawa barat.

Komentar